Iklan Dua

Budiono Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Perencanaan Pembangunan Kota Balikpapan

$rows[judul]

poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, mewakili Ketua DPRD, menyampaikan sambutan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar pada Kamis (2/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa hasil Musrenbang akan menjadi pijakan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Balikpapan tahun 2027.

Di hadapan para tamu undangan, Budiono menekankan bahwa pembangunan kota tidak semata-mata berorientasi pada aspek fisik, seperti pembangunan gedung pencakar langit atau perluasan infrastruktur jalan. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menciptakan keseimbangan antara manusia, sistem, dan lingkungan.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi bagaimana menghadirkan harmoni antara masyarakat, tata kelola, dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga menyoroti peran strategis DPRD dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, DPRD memiliki fungsi memberikan saran dan masukan berupa pokok-pokok pikiran (pokir), yang dihimpun melalui kegiatan reses maupun aspirasi masyarakat. Pokir tersebut menjadi bahan penting dalam merumuskan program kegiatan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan.

Dalam paparannya, Budiono mengungkapkan bahwa terdapat sebanyak 1.036 usulan pokok pikiran DPRD yang telah dirinci berdasarkan sektor prioritas. Mayoritas usulan masih didominasi oleh sektor infrastruktur dan penataan wilayah.

Rinciannya meliputi:

* Bidang pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman sebesar 86 persen

* Bidang pemberdayaan masyarakat dan kelurahan sebesar 8,26 persen

* Bidang komunikasi dan informatika sebesar 3,2 persen

* Bidang kesehatan sebesar 2,1 persen

* Bidang lingkungan hidup sebesar 1,2 persen

* Bidang pendidikan sebesar 0,7 persen

* Bidang ketahanan pangan sebesar 0,7 persen

* Bidang perindustrian dan pariwisata sebesar 0,6 persen

Menurutnya, tingginya persentase pada sektor infrastruktur menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap peningkatan layanan dasar dan penataan kawasan permukiman di Kota Balikpapan.

Budiono menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap agar setiap program yang telah direncanakan dapat ditindaklanjuti secara serius dan direalisasikan dengan penuh tanggung jawab.

“Ini adalah hasil kolaborasi bersama. Kami berharap seluruh pokok pikiran yang telah disampaikan dapat diakomodasi dan diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat Balikpapan,” pungkasnya.

Musrenbang sendiri menjadi forum strategis tahunan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun arah pembangunan daerah secara partisipatif, sekaligus memastikan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. (adv/rud)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)